MAcross System,
Disarikan dari berbagai sumber bacaan
-------------------------------------------
Sering kita dengar, bahkan dikatakan 95pct trader akhirnya keluar dari forex market setelah berulang kali tenggelam dalam tradenya. Ini hal yang biasa, karena memang sejak awal dikatakan bahwa forex trading itu high risk..
Sebenarnya apa yang terjadi pada mereka?? Benarkah untuk menjadi seorang trader, kita harus memiliki bakat dari lahir?? Atau hanya untuk orang-orang dengan kemampuan IQ yang di atas rata-rata??
Tidak selamanya begitu. Seringkali kejadian tersebut berulang karena banyak orang, termasuk saya, melakukan kesalahan-kesalahan yang sama seperti yang di alami mereka.
Apa saja kesalahan itu??
1. Malas. Ya, banyak orang berfikir bahwa mendulang uang dari forex itu gampang. Karena gampangnya, seseorang jadi malas untuk berfikir atau mempelajari lebih jauh tentang forex. Kebanyakan dari kita saat mulai trading forex adalah, mempelajari sedikit cara kerja forex market..download software..coba demo beberapa hari..googling mencari EA atau signal yang joss..langsung live trading. Well, kalau begini..Anda tidak akan berhasil.
Ingin tahu seperti apa mereka yang berhasil?? Mereka adalah orang-orang yang awalnya “mengikat” diri mereka di kursi komputer, di meja mereka terlihat setumpuk kertas dengan secangkir kopi di sebelahnya. Bila Anda tidak bisa melakukan ini, membuat catatan-catatan, membuat arsip trading dlsb, Anda lebih baik mundur sebelum melangkah lebih jauh.
2. Tidak mengerti kenapa entry trade. Hehe..ini adalah penyakit pemula. Sebagai pemula seringkali kita tidak tahu kapan harus entry trade atau setidaknya mengerti kenapa kita entry. Itulah gunanya hal di atas. Anda harus punya alasan yang kuat untuk entry trade, yang berarti Anda harus punya rencana trade yang pasti. Orang bilang, “Plan your trade, trade your plan”. Jika tidak begitu..well..Anda hanya akan seperti naik roller coaster..dag-dig-dug sepanjang trading. Orang bilang sistem yang baik adalah yang sederhana, yang tidak menuntuk Anda untuk berfikir panjang. Satu lagi, sebenarnya tidak begitu penting atas alasan apa Anda memutuskan entry trade, selama Anda KONSISTEN dengan itu, meskipun yang terbaik adalah Anda menemukan entry trade yang paling besar probabilitinya.
3. Kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah?? Lakukan hal tersebut di forex market..dan Anda akan segera hilang di hutan forex. Ada sebuah hal yang sering saya temui di forum. Seseorang membuka sistem tradingnya yang selama ini dia gunakan, dan dia berhasil dengan sistem ini apa adanya. Memang tidak selalu benar, tapi toh dia beberapa kali berhasil profit. Begitu sistem itu dilempar ke umum, well..mulailah muncul komentar-komentar..
“..wow hebat..bisa kucoba?..” kemudian “hmm, mungkin akan lebih baik klo periodnya kita ganti ke 30,..dst.”
Get the point? Yup seringkali kita lebih memilih untuk menambahkan ini-itu padahal belum lagi kita mencoba dan mengerti bagaimana dia berjalan.
Hehe..mungkin ini memang sifat alamiah manusia yang ingin selalu berkembang ke arah yang lebih baik. Banyak orang terjebak dalam hal menggabung indi ini-itu, signal ini-itu karena mereka berfikir, semakin banyak indi yang dipakai akan semakin tinggi kemungkinan profitnya. Benarkah?? Kebanyakan justru berakhir dalam kebingungan.
Cukuplah kita memahami nasihat ini: Masalahnya bukan pada sistem, tapi bagaimana Anda memakai sistem itu..DISIPLIN. Tidak akan ada sistem yang 100pct benar, jadi batasilah loss Anda.
...bersambung ke bagian 2..
Disarikan dari berbagai sumber bacaan
-------------------------------------------
Sering kita dengar, bahkan dikatakan 95pct trader akhirnya keluar dari forex market setelah berulang kali tenggelam dalam tradenya. Ini hal yang biasa, karena memang sejak awal dikatakan bahwa forex trading itu high risk..
Sebenarnya apa yang terjadi pada mereka?? Benarkah untuk menjadi seorang trader, kita harus memiliki bakat dari lahir?? Atau hanya untuk orang-orang dengan kemampuan IQ yang di atas rata-rata??
Tidak selamanya begitu. Seringkali kejadian tersebut berulang karena banyak orang, termasuk saya, melakukan kesalahan-kesalahan yang sama seperti yang di alami mereka.
Apa saja kesalahan itu??
1. Malas. Ya, banyak orang berfikir bahwa mendulang uang dari forex itu gampang. Karena gampangnya, seseorang jadi malas untuk berfikir atau mempelajari lebih jauh tentang forex. Kebanyakan dari kita saat mulai trading forex adalah, mempelajari sedikit cara kerja forex market..download software..coba demo beberapa hari..googling mencari EA atau signal yang joss..langsung live trading. Well, kalau begini..Anda tidak akan berhasil.
Ingin tahu seperti apa mereka yang berhasil?? Mereka adalah orang-orang yang awalnya “mengikat” diri mereka di kursi komputer, di meja mereka terlihat setumpuk kertas dengan secangkir kopi di sebelahnya. Bila Anda tidak bisa melakukan ini, membuat catatan-catatan, membuat arsip trading dlsb, Anda lebih baik mundur sebelum melangkah lebih jauh.
2. Tidak mengerti kenapa entry trade. Hehe..ini adalah penyakit pemula. Sebagai pemula seringkali kita tidak tahu kapan harus entry trade atau setidaknya mengerti kenapa kita entry. Itulah gunanya hal di atas. Anda harus punya alasan yang kuat untuk entry trade, yang berarti Anda harus punya rencana trade yang pasti. Orang bilang, “Plan your trade, trade your plan”. Jika tidak begitu..well..Anda hanya akan seperti naik roller coaster..dag-dig-dug sepanjang trading. Orang bilang sistem yang baik adalah yang sederhana, yang tidak menuntuk Anda untuk berfikir panjang. Satu lagi, sebenarnya tidak begitu penting atas alasan apa Anda memutuskan entry trade, selama Anda KONSISTEN dengan itu, meskipun yang terbaik adalah Anda menemukan entry trade yang paling besar probabilitinya.
3. Kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah?? Lakukan hal tersebut di forex market..dan Anda akan segera hilang di hutan forex. Ada sebuah hal yang sering saya temui di forum. Seseorang membuka sistem tradingnya yang selama ini dia gunakan, dan dia berhasil dengan sistem ini apa adanya. Memang tidak selalu benar, tapi toh dia beberapa kali berhasil profit. Begitu sistem itu dilempar ke umum, well..mulailah muncul komentar-komentar..
“..wow hebat..bisa kucoba?..” kemudian “hmm, mungkin akan lebih baik klo periodnya kita ganti ke 30,..dst.”
Get the point? Yup seringkali kita lebih memilih untuk menambahkan ini-itu padahal belum lagi kita mencoba dan mengerti bagaimana dia berjalan.
Hehe..mungkin ini memang sifat alamiah manusia yang ingin selalu berkembang ke arah yang lebih baik. Banyak orang terjebak dalam hal menggabung indi ini-itu, signal ini-itu karena mereka berfikir, semakin banyak indi yang dipakai akan semakin tinggi kemungkinan profitnya. Benarkah?? Kebanyakan justru berakhir dalam kebingungan.
Cukuplah kita memahami nasihat ini: Masalahnya bukan pada sistem, tapi bagaimana Anda memakai sistem itu..DISIPLIN. Tidak akan ada sistem yang 100pct benar, jadi batasilah loss Anda.
...bersambung ke bagian 2..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar